Langsung ke konten utama

The Lost Volume (8th)


Ini ni yang namanya jodoh ga kemana
dulu jamanya kuliah dicari kemana2
sekitar blokm
terutamanya di toko2 buku bekas langganan ane
kaga' nemu sama sekali

Trus kemaren, pulang kerja aga' sore
duluan ga bareng temen, badan ane emang lagi ga enak
jadi pulang duluan
trus ane inget, klo dirumah stock'an beras menipis bgt
jadi harus beli beras khusus dulu di carefour
pandan wangi organic
tadinya mo langsung pulang aja trus istirahat
tapi kayanya ane harus beli hari itu juga
klo ga, ga bakalan sempet lagi.

Yup akhirnya nyampe carefour pluit village
pas masuk gerbang udah disambut pameran buku gramedia
pas banget di depan carefour
padahal kan, baru aja kemaren 'ngborong buku di jakarta books festival
tapi tetep aj "mampir" juga
iseng2 pilih2
(udah ga minat ma komik baru gramed)
ets da benda kuning di rak
dan kayanya ane kenal banget nih
Penyihir chacha vo.8
sempet mikir lama, ane dah punya blom yaach??!
pas 'ngliat cover depan n belakang terlihat asing
dan ternyata ane mang baru liat
yo LUCKY!!!
ini dia yang ane cari2 dari dulu
Cover depan si esper Poppy, shine, riya and chuchu
di volume ini diperkenalkan smua little sibling kecuali poppy
poppy blom, ntar vol berikutnya keluar naruto
si brother complex
╮(๑╹~╹๑)╭

Akhinya untuk komik favorite ane ini lengkap juga
- emang jodoh ga kemana -


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Takeshi Hosomi (ELLEGARDEN) Interview in US (2006)

"Thank you so much guy, america has been so great, and we are having a fantastic time here, really, thank you so much!" Takeshi said, waving--and it wasn't the usual rehearsed, typical lead singer chater. It was honest, from the heart, and off the cuff. Takeshi comes off as the nicest guy in j-rock, onstage and off. The whole band came out afterward and spent the whole night chatting with fans, with a 6am flight to new york looming, Nice! Less than an hour after bringing the house down for the first time in north america at SXSW 2006, and with a new CD just out and a nine-city tour on the horizon, Ellegarden's Takeshi Hosomi found a not-too-noisy corner of Austin's Japanese-occupied Brush Square Park and talked about marriage, money, and why TV sucks with purple SKY's Go Wells: Go Wells: So this is your first gig in america; how are you enjoying it? Takeshi Hosomi: You know, we are now making kinda big sales back in japan, and we're well known. All...

君たちはどう生きるか  (How Do You Live?)

Sinopsis Pada tahun 1943 selama Perang Pasifik, ibu Mahito Maki yang berusia 12 tahun, Hisako, terbunuh dalam sebuah serangan udara di Tokyo. Ayah Mahito, yang memiliki pabrik amunisi udara, menikah lagi dengan adik perempuan mendiang istrinya, Natsuko, dan mereka mengungsi ke tanah miliknya di pedesaan di mana mereka tinggal bersama beberapa pembantu tua. Mahito berjuang di kota baru, karena dia tidak cocok di sekolah dan mengalami hubungan yang tegang dengan Natsuko, yang sekarang hamil. Mahito juga bertemu dengan bangau abu-abu misterius di perkebunan yang sering mengganggunya. Setelah pulang ke rumah pada suatu hari dari perkelahian dengan anak-anak sekolah lainnya, Mahito sengaja melukai dirinya sendiri dengan memukul kepalanya sendiri dengan batu untuk membuat dirinya tampak sebagai korban. Saat memulihkan diri dari lukanya di perkebunan, Mahito menemukan salinan novel How Do You Live? dengan tulisan tangan ibunya di dalamnya, yang dimaksudkan sebagai hadiah untuknya saat dia dew...

PERSIAPAN SEORANG (CALON) DUBBER

Oleh: Agus Nurhasan DUBBING dan DUBBER Dubbing dalam bahasa Indonesia adalah sulih suara yaitu mengisi suara peran di film atau mengganti suara asli film itu dari bahasa asing ke bahasa Indonesia. Sedangkan dubber dalam bahasa Indonesia adalah Penyulih Suara/ Pengisi Suara. Jadi dubbing adalah proses pengisian suara sedangkan dubber adalah pelaku atau orang yang mengisi suara. Dubbing atau pengisian suara  terbagi dalam 4 jenis yaitu:  1. Dubbing film layar lebar (bioskop) lokal. 2. Dubbing Sandiwara Radio misalnya Serial Saur Sepuh yang dulu begitu fenomenal. 3. Dubbing iklan 4. Dubbing film asing. Di Indonesia dubbing (pengisian suara) film mulai ada seiring saat pertama kali Indonesia memproduksi film layar lebar (bioskop) sementara dubbing iklan pertama kali saat dulu di awal-awal berdirinya TVRI mulai menayangkan iklan di sela-sela acaranya. Sedangkan untuk film asing dubbing pertama kali di era 1980-an saat TVRI menayangkan serial Jepang “Rin” yang kemudian disu...